surat tanah

Membuat Sertifikat Tanah

Sebelum Anda membuat sertifikat tanah, Anda disarankan untuk menyiapkan beberapa kelengkapan data seperti :

  1. Fotokopi KTP pemohon
  2. Fotokopi Kartu Keluarga pemohon
  3. Membawa bukti perolehan tanah
  4. Fotokopi bukti pembayaran PBB tahun terakhir
  5. Fotokopi NPWP
  6. Pernyataan tanah tidak sengketa
  7. Tahapan Pembuatan Sertifikat Tanah
  8. Datang ke Kantor BPN Wilayah

Tahap pertama, anda datang ke kantor Badan Pertanahan Nasional di wilayah tempat pemohon tinggal. Kemudian datang ke loket pelayanan membawa berkas-berkas yang telah disiapkan. Di sana anda tinggal mengisi formulir pendaftaran pembuatan sertifikat tanah dan menyerahkan berkas identitas pemohon. Kemudian Anda pergi ke loket pembayaran untuk membayar biaya pengukuran dan pemeriksaan tanah.

Proses Pengukuran
Kemudian petugas BPN akan melaksanakan proses pengukuran tanah, dalam proses ini pemohon harus ada untuk mendampingi. Kemudian proses akan dilanjutkan dengan penerbitan surat keputusan kantah lalu dilanjutkan dengan penerbitan surat keputan kanwil dan penerbitan Surat Keputusan BPN RI.

Pembayaran Pendaftaran SK Hak
Kemudian Anda diwajibkan untuk membayar pendaftaran SK Hak, setelah membayar kemudian Anda sudah bisa mendapatkan sertifikat tanah.

Waktu Pembuatan Sertifikat Tanah
Sebenarnya waktu pembuatan sertifikat tanah tergantung dari luas tanah dan jenis peruntukan tanah tersebut, cotohnya seperti :

38 hari untuk :

Tanah pertanian seluas kurang dari 2 hektar
Tanah non pertanian seluas kurang dari 2.000 meter pesegi
57 hari untuk :

Tanah pertanian seluas lebih dari 2 hektar
Tanah non pertanian seluas lebih dari 2.000 meter persegi hingga 5000 meter persegi
97 hari untuk :

Tanah non pertanian seluas lebih dari 5.000 meter persegi

.

Popular Post

Post

Senam Pagi Ibu - ibu PKK

Selasa, 12 September 2017
Post

perempatan

Kamis, 14 September 2017