Bidang Pencatatan Sipil

Bidang Pencatatan Sipil

DASAR HUKUM :

1. UU No. 23 tahun 2006 tentang Administrasi kependudukan
2. PP No. 37 Tahun 2007 tentang pelaksanaan UU No. 23 Tahun 2006
3. PERPRES RI No. 25 Tahun 2008 tentang persyaratan dan tata cara
...pendaftaran penduduk dan pencatatan Sipil.
4. Peraturan-peraturan Mendagri
5. Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 6 Tahun 2010 tentang
...penyelenggaraan Administrasi Kependudukan di Kabupaten Banyumas
6. Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 6 Tahun 2011 tentang
...Restribusi Penggantian Biaya Cetak KTP dan Akta Capil.

Beberapa Pelayanan yang bisa didapatkan Di Pencatatan Sipil :
1. Akte Kelahiran
2. Akte Kematian
3. Akte Perkawinan
4. Akte Perceraian
5. Akte Pengangkatan Anak
6. Akta Pengakuan Anak
7. Akta Pengesahan Anak
8. Akta Perubahan Nama
9. Akta Perubahan Status Kewarganegaraan
10. Akta Pembatalan Perkawinan
11. Akta Pembatalan Perceraian

  • Syarat-syarat memperoleh akte kelahiran antara lain :
    1. Asli Surat kelahiran dari Bidan/Rumah Sakit
    2. Asli Surat kelahiran dari Desa/kelurahan
    3. Foto kopi Kartu Keluarga
    4. Foto kopi KTP orang tua kandung
    5. Foto kopi surat nikah orang tua kandung
    6. Foto kopi Surat Cerai/Akta Perceraian bagi orang tua kandungnya yang bercerai
    7. Foto kopi KTP saksi Pencatatan 2 orang (Sakti tidak harus hadir cukup menandatangani formulir pendaftaran)
    8. Surat Kuasa bermaterai Rp.6.000 apabila permohonan dikuasakan kepada orang lain.
    9. Foto kopi ijazah/STTB bagi yang sudah memiliki
    7. Mengisi formulir pendaftaran

 

  • Persyaratan Pencatatan Perkawinan antara lain :
    Syarat Umum :
    1. Surat keterangan telah terjadinya perkawinan dari pemuka Agama/Pendeta atau surat perkawinan penghayat kepercayaan
    yang di tanda tangani oleh pemuka penghayat kepercayaan;
    2. Fotokopi kutipan Akta Kelahiran suami dan Istri yang telah dilegalisir oleh pihak yang berwenang;
    3. Foto kopi KTp dan KK suami dan istri yang telah dilegalisir oleh pihak yang berwenang;
    4. Pas photo berdampingan suami dan istri ukuran 4x6 sebanyak 4 (empat) lembar ;
    5. 2 (dua) orang saksi yang memenuhi syarat (minimal berumur 21 tahun/sudah kawin) dengan menyertakan fotokopi
    KTP masing-masing saksi 1 lembar
    6. Asli surat pengantar dari pemerintah desa.
    7. Bagi mempelai yang berlainan domisili Pencatatan Sipil, dilengkapi dengan surat keterangan belum menikah dari
    Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat.

    Syarat Khusus :
    1. Penetapan Pengadilan Negeri bagi perkawinan beda agama;
    2. Asli Kutipan Perceraian bagi yang bercerai;
    3. Fotokopi Akta Kematian dilegalisir pihak yang berwenang bagi yang pernah kawin, yang salah satu pihak meninggal dunia;
    4. Surat Ijin dari orang tua bermaterai Rp. 6.000 bagi calon mempelai yang berusia dibawah 21 (dua puluh satu) tahun;
    5. Izin dari Pengadilan Negeri bagi calon mempelai yang berusia dibawah 21 (dua buluh satu) tahun apabila tidak mendapatkan
    persetujuan orang tua;
    6. Izin dari Pengadilan Negeri bagi Calon mempelai yang berusia 19 (sembilan belas) tahun bagi pria dan 16 (enam belas) tahun
    bagi wanita
    7. Kutipan Akta Kelahiran anak yang akan diakui/disahkan dalam perkawinan (apabila sudah mempunyai anak)
    8. Bagi Anggota TNI dan POLRI harus melampirkan izin dari komandan;
    9. Bagi WNA (Warga Negara Asing) dilengkapi ;
    a. Surat izin dari Kedutaan Besar yang bersangkutan;
    b. Fotokopi Surat Tanda Melapor Diri dari Kepolisian yang sudah dilegalisir;
    c. Fotokopi Akta Kelahiran atau identitas diri;
    d. Fotokopi Dokumen imigrasi bagi pemegang izin Singgah atau Visa Kunjungan.

 

  • Persyaratan Pencatatan Perceraian
    1. Kutipan Akta Perkawinan suami dan istri;
    2. Salinan Putusan Pengadilan dan Surat Pengantar dari Panitera Pengadilan;
    3. Fotokopi KTP Pemohon;
    4. Surat Kuasa bermaterai Rp. 6.000 apabila permohonan dikuasakan kepada orang lain;
    5. Fotokopi KTP yang diberi kuasa.

 

  • Persyaratan Pencatatan Kematian
    1. Surat Keterangan Kematian Formulir F2.29 dari Kepala desa/Kelurahan dan/atau Surat Keterangan Kematian dari Dokter Paramedis
    2. Fotokopi Akta Perkawinan/Akta nikah orang tua jika yang meninggal sudah menikah;
    3. Fotokopi Akta Perkawinan/Akta nikah orang tua jika yang meninggal belum menikah;
    4. Fotokopi Kartu Keluarga ahli waris;
    5. Fotokopi KTP pemohon yang diberi kuasa;
    6. Fotokopi KTP 2 (dua) orang saksi yang telah berumur 21 (dua puluh satu) tahun/sudah menikah;
    7. Surat Kuasa bermaterai Rp. 6.000 jika permohonan dikuasakan kepada orang lain;
    8. Surat Pengantar dari Pemerintah desa/kelurahan.

 

  • Persyaratan Pencatatan Pengakuan Anak
    1. Surat Pengantar dari RT/RW dan diketahui Kepala Desa/Kelurahan;
    2. Surat Pengakuan Anak dari ayah biologis yang disetujui oleh ibu kandung;
    3. Kutipan Akta Kelahiran Anak;
    4. Fotokopi KK dan KTP ayah biologis dan ibu kandung;
    5. Bagi orang asing dilengkapi fotokopi dengan menunjukan aslinya;
    * Dokumen imigrasi;
    * STLD (Surat Keterangan Lapor Diri) dari Kepolisian;
    * Surat Keterangan dari Perwakilan Negara yang bersangkutan;
    6. Bagi Pemohon Orang Asing Tinggal Terbatas membawa SKTT ( Surat Keterangan Tinggal Terbatas) dan
    Penduduk Orang Asing Tinggal Tetap membawa KK dan KTP;
    7. Surat Kuasa diatas materai Rp. 6.000,- bagi yang dikuasakan;
    8. Foto copy KTP yang diberi kuasa.

  • Persyaratan Pencatatan Pengesahan Anak
    1. Surat Pengantar dari RT/RW dan diketahui Kepala Desa/Lurah;
    2. Kutipan Akta Kelahiran;
    3. Foto copy kutipan Akta Perkawinan;
    4. Foto copy KK;
    5. Foto copy KTP Pemohon;
    6. Surat Kuasa bermaterai Rp.6.000,- jika pemohon dikuasakan kepada orang lain;
    7. Foto copy KTP yang diberi kuasa.

  • Persyaratan Pencatatan Pengangkatan Anak
    1. Penetapan Pengadilan tentang Pengangkatan anak;
    2. Kutipan Akta Kelahiran;
    3. Foto copy Kutipan Akta Perkawinan orang tua angkat
    4. Foto copy KTP pemohon;
    5. Foto copy KK pemohon;
    6. Bagi Penduduk Orang Asing dilengkapi Foto copy dengan menunjukan aslinya :
    * Dokumen imigrasi;
    * STLD (Surat Keterangan Lapor Diri) dari Kepolisian;
    * Surat Keterangan dari Perwakilan Negara yang bersangkutan;
    7. Bagi Pemohon Orang Asing Tinggal Terbatas membawa SKTT ( Surat Keterangan Tinggal Terbatas) dan
    Penduduk Orang Asing Tinggal Tetap membawa KK dan KTP;
    8. Surat Kuasa bermaterai Rp.6.000,- jika pemohon dikuasakan kepada orang lain;
    9. Foto copy KTP yang diberi kuasa.
  • Persyaratan Salinan Akta Pencatatan Sipil/Penerbitan Kutipan II bagi Akta yang hilang dan bagi akta yang rusak
    1. Laporan kehilangan dari kepolisian
    2. Kutipan akta yang akan diganti atau akta yang rusak (kalau ada) atau foto copynya;
    3. Foto copy Kartu Keluarga dan KTP;
    4. Surat kuasa bermaterai Rp.6.000,- jika pemohon dikuasakan kepada orang lain;
    5. Foto copy KTP yang diberi kuasa.

  • Persyaratan perubahan nama pada Akta Pencatatan Sipil
    1. Penetapan Pengadilan Negeri;
    2. Kutipan Akta Pencatatan Sipil;
    3. Foto copy KK dan KTP;
    4. Bagi orang asing dilengkapi Foto copy, dengan menunjukan aslinya;
    * Dokumen imigrasi;
    * STLD (Surat Keterangan Lapor Diri) dari Kepolisian;
    * Surat Keterangan dari Perwakilan Negara yang bersangkutan;
    5. Bagi Pemohon Orang Asing Tinggal Terbatas membawa SKTT ( Surat Keterangan Tinggal Terbatas) dan
    Penduduk Orang Asing Tinggal Tetap membawa KK dan KTP;
    6. Surat Kuasa bermaterai Rp.6.000,- jika pemohon dikuasakan kepada orang lain;
    7. Foto copy KTP yang diberi kuasa.

  • Persyaratan Penerbitan Surat Keterangan Pencatatan Sipil
    1. Surat Pengantar dari desa dan diketahui oleh camat;
    2. Foto copy KTP;
    3. Foto copy KK:
    4. Bagi orang asing dilengkapi Foto copy, dengan menunjukan aslinya;
    * Dokumen imigrasi;
    * STLD (Surat Keterangan Lapor Diri) dari Kepolisian;
    * Surat Keterangan dari Perwakilan Negara yang bersangkutan;
    5. Bagi Pemohon Orang Asing Tinggal Terbatas membawa SKTT ( Surat Keterangan Tinggal Terbatas) dan
    Penduduk Orang Asing Tinggal Tetap membawa KK dan KTP;
    6. Surat Kuasa bermaterai Rp.6.000,- jika pemohon dikuasakan kepada orang lain;
    7. Foto copy KTP yang diberi kuasa.

  • Legalisir foto copy kutipan Akta Pencatatan Sipil
    1. Foto copy Kutipan Akta Pencatatan Sipil dengan menunjukan aslinya.


    jika Pemohon mengalami kesulitan atau masih kurang jelas dapat menghubungi
    Telp. (0281) 621612. di hubungkan dengan Bidang Pencatatan Sipil.
.

Popular Post

Post

Senam Pagi Ibu - ibu PKK

Selasa, 12 September 2017
Post

perempatan

Kamis, 14 September 2017