Sejarah Desa

Sejarah Desa Karang Pucung

 

Pada zaman dulu, wilayah Desa Karangpucung merupakan hutan yang tidak berpenghuni. Pada suatu saat ada seorang ulama bernama Mandarijan datang ke hutan tersebut, Ia memiliki misi untuk menyebarkan agama di wialayah tersebut. Akhirnya, hutan itu dijadikan pondok pondok dan membawa orang-orang dari luar daerah untuk tinggal di pondok itu. Lama-kelamaan pondok itu dihuni oleh banyak orang dan semakin lama mereka menikah dan memiliki keturunan yang membuat wilayah itu makin dihuni oleh banyak penduduk. Namun, para penduduk bingung menyebut nama dusun atau desanya karena belum di beri nama. Pada awlanya, desa itu di beri nama Desa Dukuh, dukuh berarti segerombolan. Namun pada akhirnya, sang Ulama memilik ide untuk memberi nama desa itu dengan nama Desa Karangpucung karena di wilayah tersebut banyak terdapat pohon pucung (pohon kluwek). Setelah beberapa lama, akhirnya sang ulama meninggal dunia dan jenazahnya di makamkan didekat sungai yang  ada di desa Karangpucung, sehingga makam tersebut dibei nama Pemakaman Mandarijan. Nama Mandarijan berasal dari nama ulama yang mendirikan Desa Karangpucung.

.

Popular Post

Post

Senam Pagi Ibu - ibu PKK

Selasa, 12 September 2017
Post

perempatan

Kamis, 14 September 2017